Kab.Tangerang, chakranews.my.id
Program pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan kembali menjadi perhatian utama dalam rapat koordinasi yang digelar di KWT Desa Kebon Cau, Kec. Teluknaga, Kab.Tangerang – Banten, Kamis (25/9/2025). Acara ini mengangkat tema Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dengan menghadirkan berbagai pihak terkait, mulai dari Pemerintah Daerah, Aparat Desa, hingga Organisasi Masyarakat.
Komitmen Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Daerah menegaskan bahwa pengarusutamaan gender bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang harus dijalankan di seluruh lini pembangunan. Menurutnya, keterlibatan Perempuan dalam proses pembangunan akan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.
Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak salah satu fokus utama rapat koordinasi ini adalah mendorong lahirnya Desa-desa yang ramah Perempuan dan peduli Anak. Program tersebut dinilai sangat penting sebagai bentuk perlindungan terhadap kelompok rentan, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan.
Peran aktif Aparat Desa
Aparat Desa yang hadir dalam kegiatan ini juga diajak untuk lebih aktif dalam menyusun kebijakan berbasis gender. Dengan adanya kebijakan yang berpihak pada Perempuan dan Anak, diharapkan pembangunan di tingkat Desa dapat lebih merata serta mengurangi kesenjangan sosial.
Sinergi Berbagai Pihak
Kegiatan rapat koordinasi ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara Pemerintah, Aparat Desa, dan Organisasi Masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata di lapangan, baik dalam aspek perlindungan, pemberdayaan, maupun peningkatan kualitas hidup Perempuan dan Anak.
Pesan dari ( Ny. Hj. Rismawati Maesyal Rasyid ) menekankan bahwa pemberdayaan Perempuan bukan hanya soal meningkatkan partisipasi, tetapi juga tentang memberi ruang bagi Perempuan untuk memimpin dan mengambil keputusan. Dengan demikian, Desa-desa di Indonesia bisa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan Warganya.
Antusiasme Peserta
Para Peserta yang terdiri dari berbagai unsur tampak antusias mengikuti jalannya acara. Mereka juga berkomitmen untuk membawa pulang ilmu serta pengalaman yang diperoleh dalam rapat koordinasi ini untuk kemudian diterapkan di Wilayah Masing-masing.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa-desa di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya dapat menjadi contoh dalam mewujudkan desa ramah Perempuan dan peduli Anak. Pemerintah menargetkan, program pengarusutamaan gender dapat berjalan berkesinambungan sehingga mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi Masyarakat.

Untuk itu Kepala Desa Kebon Cau (Ahmad Nur, S.H.) dalam sambutannya menegaskan, komitmen Pemerintah Desa untuk terus mendorong pemberdayaan Perempuan. “Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak bukan hanya sekedar program, tapi wujud nyata keberpihakan kita kepada Kelompok rentan di Masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan DRPPA sangat bergantung pada kolaborasi seluruh elemen Masyarakat, mulai dari perangkat Desa, Kader PKK, hingga Tokoh Pemuda. Kita ingin setiap Perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berdaya, serta setiap Anak terlindungi dari segala bentuk kekerasan, Tutupnya.
Penulis : Muhammad Andika Putra








