CHAKRANEWS.MY.ID. JAKARTA — Musyawarah Besar XI Pemuda Pancasila (Mubes PP 2025) diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2025 di Hotel Sultan, Jakarta. Kegiatan ini merupakan forum tertinggi organisasi Pemuda Pancasila yang digelar setiap lima tahun sekali. Mubes menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menetapkan arah kebijakan baru, dan memilih kepemimpinan nasional yang akan memimpin lima tahun ke depan.
Dalam pembukaan Mubes, suasana penuh semangat terlihat dari ribuan kader yang hadir dari seluruh Indonesia. Para peserta terdiri atas pengurus Majelis Pimpinan Nasional (MPN), Majelis Pimpinan Wilayah (MPW), hingga Majelis Pimpinan Cabang (MPC). Kehadiran para tokoh senior dan pendiri organisasi juga menambah khidmat acara yang mengusung semangat persatuan, loyalitas, dan pengabdian terhadap bangsa.
Agenda utama Mubes XI meliputi pembahasan revisi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penyusunan program kerja nasional, serta evaluasi terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya. Selain itu, forum ini juga menjadi tempat membahas isu-isu strategis kebangsaan yang relevan, seperti peran pemuda dalam pembangunan nasional dan penguatan ideologi Pancasila di tengah dinamika sosial-politik Indonesia.
Salah satu fokus pembahasan adalah konsolidasi organisasi agar Pemuda Pancasila semakin solid dan modern dalam menghadapi tantangan zaman. Struktur organisasi diharapkan diperkuat dengan sistem kaderisasi yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, Pemuda Pancasila bisa tetap relevan dan berdaya guna bagi bangsa.
Selain aspek internal, Mubes PP 2025 juga menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung pemerintah yang sah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dukungan ini bukan semata-mata politik praktis, tetapi sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menjaga stabilitas nasional dan mewujudkan cita-cita pembangunan yang berkeadilan.
Ketua Penyelenggara Mubes, Ahmad M Ali, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memilih pemimpin baru, tetapi juga untuk memperkuat nilai-nilai dasar organisasi. Ia menekankan pentingnya kader Pemuda Pancasila menjaga etika, solidaritas, dan semangat gotong royong sebagai identitas gerakan sosial yang berlandaskan Pancasila.
Secara keseluruhan, Mubes PP 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkokoh jati diri Pemuda Pancasila sebagai organisasi kepemudaan nasional yang mandiri, berwawasan kebangsaan, dan berkomitmen terhadap pembangunan. Hasil keputusan Mubes ini diharapkan mampu menjadi landasan kuat bagi arah perjuangan organisasi menuju masa depan yang lebih solid, inklusif, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia.
( Gusti Bayu )












