Ketua Umum (Ketum) DPP Relawan Projo, Budi Arie Setiadi, langsung menelepon Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terkait perubahan logo Projo.
Pasalnya, Projo tidak lagi menampilkan wajah Jokowi pada logo mereka.Adapun logo Projo saat ini berwarna hitam dan merah. Siluet wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo juga tergambar jelas menjadi inti logo, yang dilingkari lingkaran berwarna putih.Di bawah lingkaran, terdapat nama Projo. “Tadi pagi saya masih komunikasi dengan Bapak Jokowi,” ujar Budi Arie dalam Kongres ke-3 Projo di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Minggu 2/11/2025.Budi Arie pun mengungkapkan alasan mengapa wajah Jokowi tidak lagi menjadi logo Projo. Dia mengeklaim perubahan logo Projo merupakan bagian dari transformasi.”Bahwa perubahan logo adalah bagian dari transformasi organisasi Projo untuk menjawab tantangan dan perkembangan zaman,” jelasnya. Sementara itu, Budi Arie ingin menciptakan sayembara untuk membuat logo Projo yang baru.Penyelenggaraan Kongres III Projo selesai digelar pada Minggu (2/11/2025), di Hotel Sahid, Jakarta.
Ketua Umum DPP Projo Terpilih periode 2025-2030 Budi Arie Setiadi mengungkapkan, pihaknya segera melaporkan hasil Kongres III ke Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). “Tadi pagi juga kami sudah berkomunikasi dengan Pak Jokowi via telepon, juga kita akan sampaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami akan melaporkan seluruh hasil dan rekomendasi Kongres III Projo ini kepada beliau,” kata Budi Arie.Selain kepada Jokowi, kata Budi Arie, hasil Kongres III Projo akan disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.”Rekomendasinya dan resolusinya akan kita serahkan kepada Pak Presiden Prabowo,” ucap mantan Menteri Koperasi RI itu.
Adapun, Kongres III Projo juga menghasilkan lima resolusi.
Yakni mendukung dan memperkuat pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka; mendukung dan memperkuat agenda politik Presiden Prabowo sampai 2029; Projo melakukan transformasi organisasi dalam menjawab tantangan dan situsi nasional saat ini; Projo mendorong politik persatuan nasional; dan Projo akan membantu pemerintah mencapai visi Indonesia Emas 2045.Kongres III Projo digelar pada 1–2 November 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Berikut rangkuman lengkap tentang Kongres III Projo:
Lokasi dan Waktu
Tanggal: Sabtu–Minggu, 1–2 November 2025
Tempat: Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat
Peserta dan Skala
Diikuti oleh sekitar 3.000 peserta dari 35 Dewan Pimpinan Daerah dan 479 Dewan Pimpinan Cabang Projo dari seluruh Indonesia
Agenda dan Tema
Kongres mengusung semangat “Selalu Setia di Garis Rakyat”
Fokus pada transformasi organisasi, termasuk rencana perubahan logo yang mencerminkan kecintaan terhadap negara dan rakyat
Penegasan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga 2029
Ketidakhadiran Jokowi
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tidak hadir karena kondisi kesehatan dan anjuran dokter untuk beristirahat
Meski absen, Jokowi menyampaikan pesan khusus kepada Projo agar tetap mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi meminta publik tidak mem-framing bahwa Projo putus hubungan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Budi menegaskan Projo bisa muncul karena ada Jokowi.
“Perkembangan berita ini seolah-olah disampaikan terkesan Projo putus hubungan dengan Pak Jokowi. Jangan di-framing. Projo ini lahir karena ada Pak Jokowi,” kata Budi dalam pidatonya saat pelaksanaan kongres ke-3 Projo di Jakarta, Minggu (2/11/2025).
“Ini luar biasa sekali framing adu dombanya. Tadi pagi saya masih komunikasi dengan Bapak Jokowi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Budi menyebut Projo hadir dengan semangat perlu lahirnya pemimpin dari kalangan rakyat, yaitu Jokowi. Jadi, kata dia, sejarah lahirnya Projo erat dengan Jokowi.
“Jadi Projo itu sejatinya lahir karena ada seorang pemimpin rakyat yang harus lahir dari kandungan rakyat itu sendiri yang bernama Bapak Joko Widodo,” ucapnya.
Setelah 10 tahun pemerintahan Jokowi, kata Budi, kini Projo harus menyesuaikan dengan kepemimpinan baru. Projo pun menegaskan dukungannya terhadap kepimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
“Karena itulah kita berharap bersama teman-teman lain dan segenap hadirin sekalian, bersama-sama rakyat kita sama-sama menggerakkan, mendukung memperkuat, agar program-program kerakyatan Bapak Presiden Prabowo bisa betul-betul terasa manfaatnya bagi rakyat,” imbuhnya.
Repoter supriyadi












