CHAKRANEWS.MY.ID.JAKARTA 21/11/25,– Lapas Narkotika Cipinang menjadi tuan rumah peringatan Hari Bakti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) ke-1 pada Rabu, 17 November 2025. Suatu kehormatan bagi Lapas Narkotika yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Acara ini menunjukkan komitmen dan prestasi pemasyarakatan dalam memperbaiki manajemen, terutama di bawah kepemimpinan Menteri. Beberapa hal yang ditekankan adalah ketahanan pangan dan pemberantasan narkoba.
Kapasitas Lapas yang awalnya 1.050 orang, kini dihuni 2.250 orang, bahkan pernah mencapai 3.700 orang. Sejak awal tahun, lebih dari 500 bandar narkoba dan narapidana dengan pidana tinggi telah dipindahkan ke Nusakambangan. Ini adalah wujud perintah Menteri untuk zero tolerance terhadap narkoba, penyimpangan, dan pungutan liar.
Kalapas Jakarta melaporkan bahwa sejak Februari, pihaknya telah tujuh kali menggagalkan penyelundupan handphone oleh pengunjung, yang disembunyikan di dalam checker ayam dan pembalut wanita. Himbauan kepada masyarakat, pemberantasan narkoba memerlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Siapapun yang terlibat, baik petugas maupun pengunjung, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Penangkapan akan diserahkan ke Polres Jakarta Timur.
Pengunjung diimbau untuk mematuhi ketentuan barang bawaan. Lapas memiliki tiga pintu pengawasan: pertama dijaga oleh Brimob Polda Metro Jaya Cipinang, kedua oleh petugas Lapas, dan terakhir pemeriksaan utama terhadap lalu lintas pengunjung, orang, dan barang.
Kalapas menegaskan komitmen bersama untuk memberantas narkoba sesuai perintah. Semua kasus narkoba di Lapas ditangani oleh penyidik BNN. Peningkatan kasus tidak dapat diukur karena banyaknya Lapas di Indonesia, termasuk tujuh di Jakarta. Lapas senantiasa berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan dan masyarakat. Pemberantasan narkoba menjadi perhatian utama pimpinan, dan Menteri memberikan apresiasi kepada petugas yang bertugas. Momentum ini menegaskan keyakinan untuk terus memberantas narkoba dengan dukungan semua pihak.
Reporter: Pardede.








