DAERAH  

Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Jati Kudus, Jawa Tengah, hingga Selasa (24/3/2026) pagi masih terpantau landai dan belum menunjukkan kinerja yang signifikan

CHAKRANEWS.MY.ID.KUDUS 24/3/26,–Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Tipe A Jati Kudus, Eli Risandi, mengatakan jumlah keberangkatan bus masih berada pada kisaran normal, yakni sekitar 80 hingga 100 armada per hari.

“Untuk arus balik saat ini belum begitu menunjukkan kenaikan signifikan.kemungkinan puncaknya nanti malam,” ujar Eli saat ditemui di Terminal Jati Kudus.

Meski demikian, seluruh layanan transportasi di terminal tersebut masih berjalan lancar tanpa kendala berarti. Penumpang dapat terangkut sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Sejauh ini belum ada kendala yang menonjol. Semua masih bisa terlayani dengan baik dan jadwal keberangkatan juga masih tepat waktu,” jelasnya.

Ia menambahkan, potensi kepadatan biasanya terjadi pada malam hari, terutama mendekati H+2 Lebaran. Pada kondisi tersebut, keterlambatan kedatangan bus dari arah Jakarta sering terjadi akibat faktor lalu lintas.

“Biasanya keterlambatannya bisa mencapai 3 sampai 4 jam.Itu karena kondisi di jalan seperti kemacetan, sistem one way, atau kecelakaan,” ungkapnya.

Untuk memastikan keselamatan perjalanan, pihak terminal rutin melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram check) setiap hari, baik pagi maupun sore.

“Ram check dilakukan setiap hari, tidak hanya saat Lebaran. Bus yang tidak layak jalan tidak akan diizinkan beroperasi. Yang memenuhi syarat akan diberi stiker sebagai tanda laik jalan,” tegas Eli.

Selain itu, pengawasan juga diperkuat dengan keberadaan posko yang siaga selama 24 jam penuh. Setiap regu terdiri dari lima personel yang dibagi dalam tiga shift, serta didukung oleh lintas instansi seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga PUPR.

“Seluruh personel berjaga 24 jam untuk memastikan kondisi tetap aman dan kondusif. Alhamdulillah sampai saat ini situasi masih terkendali,” katanya.

Eli juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat serta tetap waspada selama perjalanan.

“Pastikan badan sehat sebelum bepergian. Jangan membawa barang berharga secara berlebihan, dan selalu berhati-hati,” pesannya.

Kepada para pengemudi, ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik serta mematuhi aturan lalu lintas.

“Sopir harus benar-benar fit, tidak mengonsumsi minuman keras maupun obat terlarang, serta selalu memperhatikan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah pengamanan dan pengawasan tersebut, pihak terminal berharap arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan meminimalkan kecelakaan. ***

Partoumoan Pardede

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *