CHAKRANEWS.MY.ID JAKARTA,-Penggemar film aksi dan komedi kini bisa menyaksikan karya terbaru dari Macon Blair “The Toxic Avenger”.
Film ini menggabungkan aksi brutal, komedi dan pesan sosial yang tajam.
Film ini mengisahkan seorang Winston Gooze, petugas kebersihan yang menjadi pahlawan mutan.
Kehidupan nya berbalik arah setelah terjatuh ke limbah beracun dan menjadi sosok super bernama Toxic Avenger.
Ia pun melawan kejahatan dan korupsi yang mencengkeram kota Tromaville.
Dalam perjalanan nya, Winston berhadapan dengan pengusaha licik Bob Garbinger dan adiknya Fritz.
Film ini di bintangi oleh Peter Dinklage, Kevin Bacon, Jacob Tremblay dan Elijah Wood.
Adegan – adegannya lucu, menegangkan, mengharukan sekaligus gory abis.
Meski merupakan remake dari film Cult 1984, versi baru ini menjanjikan efek visual menawan dan humor yang lebih cerdas.
Peter dinklage memerankan Winston Gooze dalam versi manusia, namun saat berubah menjadi Toxie, peran itu di mainkan oleh artis motion capture asal inggris Luisa Guerreiro.
Luisa mengenakan kostum dari riasan berat, sementara suara Toxie tetap di isi oleh Dinklage.
Sutradara Macon Blair menyebut, kolaborasi itu menjaga keseimbangan antara kekuatan emosi dan ekspresi fisik karakter.
Keputusan ini memungkinkan Dinklage fokus pada aspek emosional tanpa terbebani proses syuting fisik yang berat.
Setelah selesai produksi pada tahun 2023, film ini kesulitan dalam menemukan distributor, banyak pihak menilai konten nya terlalu ekstrem dan bloody, bahkan beberapa pruduser menyebut film ini ” tak dapat dirilis”.
Akhirnya, Cineverse mendistributohak distributor pada bulan Januari 2025 dan merilis tanpa rating resmi.
Langkah ini menunjukkan keberanian menjaga semangat asli film kultus tersebut.
Tim pemasaran bekerja sama dengan organisasi Undue Medical Debt untuk membeli utang medis senilai USD 5 juta.
Untuk setiap USD 1 juta pendapatan box office, mereka berjanji membeli utang medis tambahan.
Langkah ini memperkuat tema film tentang perlawanan terhadap ketidakadilan sistematik.
Pendekatan tersebut menghubungkan pesan film dengan realitas masyrakat yang terjebak utang medis.
The Toxic Avenger bukan sekedar hiburan, tapi juga ajakan untuk perubahan sosial.
Film ini merupakan remake dari karya Lloyd Kaufman dan Michael Herz yang dirilis pada tahun 1984.
Versi orisinalnya di kenal karena memadukan horor, komedi dan kritik sosial dengan gaya nyeleneh. berusah – nya berusaha mempertahankan semangat itu dengan pembaruan visual dan karakter.
Meski modern, film tetap menghormati elemen ikonik versi lama seperti humor satir dan sosok Toxie yang unik.
Dengan begitu, film ini bisa dinikmati penggemar lama maupun penonton baru.
Film ini memiliki rating R karena menampilkan kekerasan ekstrem dan humor dewasa.
Adegan berdarah dan aksi brutal membuatnya tidak cocok untuk penonton muda, namun bagi penggemar horor – komedi, film ini menawarkan pengalaman yang berani dan orisinal.
Selain sensasi aksi, film ini juga menyampaikan pesan sosial tentang perjuangan melawan sistem korup.
Dengan aksi brutal, komedi gelap dan sindiran tajam, The Toxic Avenger la
yak masuk daftar tontonan pekan ini.
Saksikan film “The Toxic Avenger” di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 22 Oktober 2025.
(Eka)












