BERITA  

Halal Bihalal IKA UII 2026 Perkuat Silaturahmi dan Peran Alumni untuk Negeri

CHAKRANEWS.MY.ID.JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (DPP IKA UII) menggelar acara halal bihalal yang dihadiri sejumlah tokoh penting dan jajaran pengurus, Sabtu (19/4/2026), di Gedung BKSDM Kalibata, Jakarta Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Umum DPP IKA UII Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H., Sekretaris Jenderal Dr. H. Abdurrahman Shaleh, S.H., M.Si., Ketua Dewan Pakar Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., Ketua Dewan Penasihat Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P., Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H., serta Rektor Universitas Islam Indonesia Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP IKA UII, Ari Yusuf Amir, menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum batin untuk memperkuat nilai kebersamaan dan pengabdian.

“Halal bihalal sejatinya bukan hanya tradisi, tetapi peristiwa batin yang mengajarkan kerendahan hati, keberanian untuk saling memaafkan, serta kesadaran bahwa kekuatan terbesar terletak pada keterbukaan satu sama lain,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa IKA UII harus menjadi lebih dari sekadar wadah nostalgia, tetapi bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang aktif dan berdaya guna bagi masyarakat.

Menurutnya, selama satu tahun terakhir, IKA UII telah menunjukkan kontribusi nyata, antara lain melalui pemberian ratusan beasiswa untuk jenjang S1, S2, hingga S3, bahkan hingga siswa tingkat SMA. Selain itu, berbagai kegiatan seperti seminar berbasis profesi, pembentukan koperasi alumni, hingga kerja sama strategis dengan berbagai pihak juga telah dilakukan.

“Ini adalah langkah-langkah kecil dengan energi besar, untuk menjadikan IKA UII sebagai kekuatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa,” kata Ari.

Ia menyebutkan, saat ini jaringan IKA UII telah berkembang pesat dengan terbentuknya 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), sekitar 80 Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta 22 badan otonom, termasuk perwakilan luar negeri.

Lebih lanjut, Ari juga mengajak seluruh alumni untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga nilai keislaman dan keindonesiaan, serta berani mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman, termasuk dinamika geopolitik global yang berdampak pada kemanusiaan.

“Yang kita butuhkan hari ini bukan sekadar kesamaan pandangan, tetapi kesatuan kesadaran bahwa keadilan dan kemanusiaan adalah nilai yang harus kita bela bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Indonesia, Fathul Wahid, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas soliditas alumni UII yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ia menilai, jaringan alumni yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan universitas di tingkat nasional maupun global.

“Hubungan baik yang terjaga di antara alumni terbukti menjadi kunci kebahagiaan dan keberhasilan. Bahkan riset panjang menunjukkan bahwa menjaga relasi yang baik dapat memperpanjang usia dan membuka pintu rezeki,” ungkapnya.

Fathul juga menyampaikan permohonan maaf dalam suasana Idulfitri serta harapan agar silaturahmi yang terjalin dapat terus diperkuat di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengisyaratkan bahwa masa jabatannya sebagai Rektor UII akan segera berakhir, dengan rencana pergantian kepemimpinan pada Juni mendatang.

Acara halal bihalal ini menjadi momentum penting bagi para alumni untuk mempererat hubungan, memperluas kolaborasi, serta meneguhkan komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

(Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *