CHAKRANEWS.MY.ID.JAKARTA 10 JUNI 2026,– Dalam rangka mendukung Program Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan, dan Jaga Amanah yang digagas Kapolda Metro Jaya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan Jaga Jakarta On The Spot bersama warga RW 01 Pelabuhan Muara Angke di kawasan Tanggul Kaliadem, RT 06/RW 01, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.50 WIB hingga 15.40 WIB tersebut dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polsek Kawasan Sunda Kelapa, unsur TNI, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta sekitar 50 warga Pelabuhan Muara Angke.
Dalam suasana penuh keakraban, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lingkungan mereka, mulai dari kebutuhan penambahan CCTV, pos pantau anti tawuran, pengamanan wilayah, hingga antisipasi pencurian dan bahaya kebakaran.
Ketua RT 06 RW 01, Anwar, mengapresiasi respons cepat jajaran kepolisian terhadap berbagai laporan masyarakat. Ia juga mengusulkan penambahan CCTV dan sarana pendukung keamanan lingkungan guna mencegah tindak kriminalitas.
Sementara itu, perwakilan nelayan, Hj. Sini, berharap perhatian terhadap keamanan kawasan nelayan terus ditingkatkan. Selain itu, warga juga mengusulkan adanya dukungan alat pemadam api ringan (APAR) mengingat tingginya risiko kebakaran di kawasan pesisir.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Partisipasi masyarakat sangat berpengaruh dalam menjaga keamanan wilayahnya sendiri. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan warga dan mencari solusi bersama,” ujar AKBP Aris.
Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti usulan penambahan CCTV di titik-titik rawan serta mendata kebutuhan pemasangan speed bump guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Terkait maraknya aksi tawuran dan kriminalitas, AKBP Aris mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat 110.
“Layanan 110 aktif selama 24 jam, bebas pulsa dan dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan tindak pidana, gangguan kamtibmas, maupun meminta informasi kepolisian. Kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkannya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menjelaskan bahwa fenomena tawuran yang melibatkan remaja saat ini sering kali dipicu keinginan membuat konten di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif keluarga, tokoh masyarakat, dan aparat setempat untuk melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap generasi muda.
Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, dilakukan pula simulasi dan pengujian layanan Call Center 110 yang melibatkan warga Muara Angke secara langsung.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, pembagian bantuan sembako kepada warga, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap dapat semakin mempererat hubungan dengan masyarakat, menyerap aspirasi secara langsung, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah pesisir Jakarta Utara.
“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik antara warga dan kepolisian, kita dapat mewujudkan Muara Angke yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas AKBP Aris Wibowo.
Sumber : Humas Polres Pelabuhan Tg Priok.
Jurnalis : Welly Izak Tandian












