
CHAKRANEWS.MY.ID,-BANGKA Dalam upaya membangun kolaborasi lintas sektor melalui pembelajaran berbasis inovasi dan pengalaman langsung di lapangan, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Sigambir Kotawaringin bersama Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kabupaten Bangka serta Ahad Volunteer melaksanakan kegiatan study tour ke Pagoda Nusantara, Sungailiat.
Kegiatan kunjungan ini merupakan hasil dari kolaborasi strategis antara KPHP Sigambir Kotawaringin dengan organisasi kepemudaan dan komunitas relawan sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, dalam memahami nilai-nilai pelestarian lingkungan terkhusus pemanfaatan hutan sebagai wadah wisata berbasis religi, serta pengelolaan kawasan berlanjutan.

Pagoda Nusantara dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena memiliki nilai strategis sebagai ruang hijau edukatif terbuka yang memadukan unsur religi, budaya, pariwisata, dan keharmonisan sosial. Melalui pendekatan pembelajaran langsung (experiential learning), Kepala KPHP Sigambir Kotawaringin mendorong peserta untuk melakukan observasi lapangan, diskusi interaktif, serta refleksi bersama terkait peran hutan sebagai kawasan wisata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPHP Sigambir Kotawaringin, Tanaim, S.H., M.H. menyampaikan, bahwa kegiatan study tour ini menjadi media efektif untuk membangun pemahaman holistik mengenai pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pemuda. “Pembelajaran langsung di lapangan mampu menumbuhkan kesadaran kritis, memperkuat nilai toleransi, serta mendorong lahirnya inovasi yang aplikatif dalam pengelolaan lingkungan, termasuk pemanfaatan kawasan hutan yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Pepelingasih Bangka menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi organisasi dalam menghidupkan kembali semangat gerakan pemuda melalui program edukatif yang kontekstual dan berdampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan hidup, termasuk kawasan hutan. Ahad Volunteer juga menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam memperluas jejaring kolaborasi sekaligus memperkuat peran relawan dalam pendidikan lingkungan dan sosial.
Pada kesempatan yang sama, Pepelingasih Bangka turut melaksanakan salah satu program unggulannya, yaitu edukasi sebaya, dengan memberikan pemahaman kepada peserta terkait satwa yang berada di sekitar kawasan Pagoda Nusantara serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Melalui kegiatan study tour ini, KPHP Sigambir Kotawaringin, Pepelingasih Bangka, dan Ahad Volunteer berharap dapat terus membangun sinergi berkelanjutan serta melahirkan gagasan-gagasan inovatif yang berangkat dari pembelajaran langsung di lapangan guna mendukung pembangunan hutan yang inklusif, toleran, dan berwawasan lingkungan.(kms)








