CHAKRANEWS.MY.ID.JAKARTA,-Rabu 22 April 2026 Rio sebagai ketua Kordinasi dan tim melakukan protes ke kantor UPT Jakarta timur.dalam tuntutan melakukan protes atas tidak ke adilan yang di perlakukan kepada Rio dan tim.
Rio mengungkapkan kepada awak media bahwa antara Rio dan pihak Astera Daihatsu sudah di berikan Mandat VENDOR untuk menangani pengurusan uji kelayakan Kiur bermotor milik Astera Daihatsu di UP PKB pulau Gadung Jakarta timur sejak Oktober 2025 sampai sekarang .
Namun dalam perjalanan dan kerja sama dan sesuai dengan fakta di lapangan ini kesepakatan Lidya sebagai kepala Area Administrator Kordinator DKI Raya telah melanggar kesepakatan awal yang yang telah di sepakati bersama dimana harusnya setiap kendaraan yang akan di Uji kelayakan KIUR harus melalui kami namun saat ini pihak dari Astera Daihatsu telah memakai beberapa BIRO JASA bahkan orang per orang untuk mengurusi pekerjaan uji kelayakan KIUR di UPT Pulo gadung.dimamn pihak Rio tindakan yang dilakukan oleh kepala Area Administrator Kordinator DKI Raya Lidya sangat merugikan pihak Rio yang di tunjuk sebagai VENDOR.
Berkenaan dengan itu maka saya sebagai ketua tim yang di tunjuk oleh Drs.sahrianta Tarigan untuk mengakomodir teman- teman yang bekerja untuk mengurusi kegiatan uji kelayakan KIUR di UP PKB pulogadung jakarta timur.
Dalam hal itulah membuat Rio dan tim merasa kecewa dan melakukan aksi protes kedinas perhubungan UPT Jakarta timur karena merasa di kecewakan dan merasa tidak sesuai kesepakatan yang di buat dari awal.
Sehingga Rabu 22April 2026 Rio dan tim melakukan protes ke perusahaan Dinas perhubungan UPT Jakarta timur yang di anggap melalaikan kesepakatan tersebut.
“Kami sangat kecewa sehingga kami hari ini melakukan aksi membatasi unit kendaraan mobil Grand max yang akan masuk ke UPT.”pungkas Rio.

Adapun tuntutan kami agar Astrea Daihatsu kembali duduk bersama.”tutupnya.
Rio berharap dengan adanya aksi yang dilakukan saat ini Lidya sebagai kepala kordinator Jakarta Raya untuk secepatnya duduk bersama menyelesaikan Masalah ini.apabila belum juga ada tanggapan dari pihak Lidya kami akan melakukan aksi yang lebih banyak dan besar lagi.
(Hendra Redaksi)








